Tampilkan postingan dengan label Tips / Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips / Trik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Maret 2010

Format 3 Jari dan Kode Rahasia HP NOKIA


Saya Pernah merasakan apa yang namanya kerusakan Hp yang disebabkan oleh berbagai hal. di sini saya mencoba memberikan artikel yang mungkin bisa membantu anda dalam mengatasi sedikit kerusakan pada hp anda.

hpku

Memang pasti nyebelin jika HP kita sudah seringkali mengalami gangguan, terutama pada soft warex yang mengakibatkan kita mati kutu n mau diapain lagi setelah itu??????

Seperti pengalaman saya pribadi pernah gue jengkel n dongkol dengan HP gue yang nyebeeeeelin.

HP gue merek 3230 yang gak bisa berfungsi n tampil menux, akhirx gue ulang-ulang terus gak bisa juga terpaksa aq bawa ke tukang software ulang HP tapi gitu2 aja meski sudah diinstal ulang lewat komputer dengan menambahkan n mengganti applikasix tapi tetap aja gitu deh.

Akhirnya aku cari tempat lain dan disitulah aq dapat informasi katax format tiga jari aja! tapi gue juga eran bwanget which is “FORMAT TIGA JARI”??

Setelah disuruh lakuin format tiga jari tersebut n ternyata berhasil n applikasi yang diisikan oleh tukang software yang pertama tadi alhasil membuat fitur HP aq tambah menarik n tampilanx kayak lain dari pada yang laen.

Sekarang mari kita mulai perhatikan gimana sebenarx format tiga jari tersebut>>>>>>>>>>>…………………….

Kebanyakan Handphone yang sudah memiliki sistem, permasalahannya karena sistem itu sendiri akibat virus, lonjakan arus listrik pada saat di Carger atw di cassss, bisa juga karena terlalu banyak atw penuh memori tambahannya. Kesalahan seperti ini dapat kita perbaiki dengan memformat HP dengan menggunakan Computer atau Box Flasher, ataw bisa pula dilakukan secara manual yang lebih dikenal dengan istilah format tiga jari.

Langkah2 format tiga jari tersebut adalah sebagai berikut:

1. Off kan dulu HPx

2. Trus Buka bateraix lalu cabut Memory Cardx n lepas juga Sim Cardx

3. Setelah itu anda tekan tombol berikut secara bersamaan (*, call, 3)

4. Lakukan langkah ketiga tadi dengan menekan tombol tersebut dan jangan dilepas sambil tekan tombol On/Off sampai keluar jendela format dilayar HP anda

Tambahan: Format tiga jari ini tidak selamax berlaku bagi setiap Ponsel NOKIA tapi ada namax kita mencoba melakukan format tersebut.

Kode Rahasiax NOKIA

Tapi sekedar info, tidak selamax kode2 tersebut berlaku bagi setiap merek ponsel nokia, jadi tolong dimaklumi jika tidak ada respon, cozzzz saya tidak bisa me-Responsibility atas akibat kesalahan pemakaian atw pemformatan.

Adapun kode tersebut sebagai berikut:

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan * # 0 6 #

2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya tekan * # 0 0 0 0 #
Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #

3. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda
Caranya tekan * # 3 0 #

5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya tekan * # 2 1 #

6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya tekan * # 6 1 #

7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya tekan * # 6 2 #

8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya tekan * # 6 7 #

9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya tekan * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #

10. Menampilkan status sim clock
Caranya tekan * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #

11. Berpindah ke profil profile ponsel anda
Caranya tekan tombol power off tanpa ditahan

12. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya tekan * # 7 7 8 0 #

13. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya tekan * # 7 3 #

14. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

15. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya tekan * # 7 7 6 0 #

16. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya tekan * # 92702689 #

17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya tekan * # 2 6 4 0 #

18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya tekan * # 2 8 2 0 #

19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 3 3 7 0 #

20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 4 7 2 0 #

21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya tekan nomer urut lalu # contoh : 150#

22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya tekan * * 2 1 * Nomor Tujuan #

23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya tekan * * 6 1 * Nomor Tujuan #

24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya tekan * * 6 7 * Nomor Tujuan #

Keterangan Tambahan :
- Kode diinput tanpa spasi
- Ada kode-kode nokia yang berlaku pada tipe tertentu saja.

Atw anda juga bisa liat daftar kode di bawah ini:

*3370# Untuk mengaktifkan Full Rate Codec (EFR) – HP Nokia kamu akan memiliki kualitas suara yang maksimal tapi, waktu bicara akan berkurang sekitar 5%

#3370# Untuk mematikan Full Rate Codec (EFR)

*#4720# Mengaktifkan Half Rate Codec – Ponsel nokia kamu akan memiliki kualitas suara terendah, tetapi akan meningkatkan waktu bicara (Talk time) sekitar 30%

*#4720# Mematikan fungsi Half Rate Codec

*#0000# Menampilkan informasi firmware ponsel

*#9999# Menampilkan informasi firmware ponsel jika *#0000# ngga jalan

*#06# Untuk mengetahui International Mobile Equipment Identity (IMEI Number) kita

#pw+1234567890+1# Mengunci status provider. (gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+” )

#pw+1234567890+2# Mengunci status Network. (gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+” )

#pw+1234567890+3# Mengunci Status Country. (gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+” )

#pw+1234567890+4# Mengunci status SIM Card. (gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+” )

*#147# mengetahui siapa yang nelpon kamu terakhir kali (hanya untuk vodofone)

*#1471# panggilan terakhir (hanya nntuk vodofone)

*#21# Mengetahui kemana semua panggilan dialihkan

*#2640# Menampilkan security code yang sedang digunakan

*#30# untuk menampilkan private number (Biasanya IM3 neh)

*#43# untuk memeriksa status “Call Waiting” di ponsel kamu.

*#61# untuk memeriksa nomor panggilan yang “On No Reply”

*#62# untuk memeriksa nomor panggilan yang “Divert If Unreachable (no service)” dan mengetahui kemana dialihkannya

*#67# untuk memeriksa nomor panggilan yang “On Busy Calls” dan mengetahui kemana dialihkannya

*#67705646# untuk menghilangkan logo operator pada 3310 & 3330

*#73# Untuk menghapus timer ponsel dan score pada games ponsel

*#746025625# Menampilkan SIM Lock Status, kalo ponsel kamu mendukung fungsi power saving “SIM Clock Stop Allowed”, itu berarti kamu bisa
mendapatkan waktu terbaik untuk standby (Berapa lama kamu standby)

*#7760# kode produk

*#7780# mengembalikan settingan pabrik

*#8110# melihat versi untuk nokia 8110

*#92702689# menampilkan – 1.Serial Number, 2.Date Made, 3.Purchase Date, 4.Date of last repair (0000 untuk no repair), 5.Transfer User Data. Untuk keluar dari mode ini, kamu perlu me-restart HP kamu

*#94870345123456789# mematikan fungsi PWM-Mem

**21*nomorhp# menghidupkan “All Calls” dan mengalikan ke nomer yang tertulis

**61*nomorhp# menghidupkan “No Reply” dan mengalikan ke nomer yang tertulis

**67*nomorhp# menghidupkan “On Busy” dan mengalikan ke nomer yang tertulis

12345 ini security code bawaan nokia (Standard)

Ok namax manusia jika tidak berbuat sesuatu n berusaha pasti tidak akan membuahkan hasil yang maksimal.
Berbuat saja belum tentu berhasil apalagi cuman berangan-angan
Lebih baik berbuat dengan mendapatkan nilai nol dari pada tidak berbuat sama sekali akhirnya nilaix kosong
1 + 1 = 2
1 x 1 = 1
2 x 2 = 4
2 + 2 = 4
0 x 1 = 0
1 x 0 = tidak terdefinisi
Ok U understandsssssss!!!!!!!!!
Read more "Format 3 Jari dan Kode Rahasia HP NOKIA..."

Meningkatkan Kualitas Warna Printer Epson Stylus Photo R230

Pada artikel ini saya mencoba untuk memposting salah satu troubleshooting mengenai printer Epson Stylus Photo R230 seputar cara menghasilkan gambar yang berkualitas.

sebagai gambaran awal bagi teman-teman semua,, bahwa,,Biasanya, pekerjaan yang dilakukan dengan terburu-buru akan menghasilkan kualitas pekerjaan yang kurang baik. sama juga dengan printer. Jika Perintah printnya yang dipakai dengan menggunakan speed, maka tinta yang dihasilkan juga kurang maksimal (alias= Terburu-buru) hehehehe!!!


Berikut ini adalah caranya, lihat gambar satu.

RahasiaR230

Gambar 1. Setting Rahasia R230

Pertama-tama pilih jenis kertas dengan Epson Ultra Glossy. Kemudian pilih kualitas Photo RPM (lebih bagus dari Best Foto). Lalu hilangkan opsi High Speed. Terakhir centang Super Microweave. Opsi terkahir ini anehnya hanya ada pada R230. R290 dan R1900 tidak ada.

Hati-hati juga dengan pilihan warna. Kebanyakan printer Epson cetakannya gelap. Kalau anda orang awam, gunakan saja Epson Vivid pasti beres. Kalau anda power user, ingin agar cetakan semirip mungkin dengan gambar yang dicetak, anda lebih harus berusaha.

Peringatan! Menggunakan setting diatas untuk mencetak foto 3R membutuhkan waktu 15 menit, A4 bisa 30 menit. Kecepatan super lambat ini bisa masuk MURI / malah Guiness Book of Record. Sebagai pembanding IP 4200 9600 dpi membutuhkan waktu 5 menit untuk A4.

Anda yang suka menggunakan ICM harus super berhati-hati dengan Epson. Seperti yang diberitahukan diatas, hasil print Epson cenderung gelap TERUTAMA bila menggunakan ICM. Tidak seperti IP4200 yang tiap jenis kertas diberi ICM tersendiri, R230 hanya memiliki 1 profile. Jika profile itu digunakan maka hasilnya adalah gelap.

Sepertinya ICM Epson hanya cocok dengan kertas dan tinta orginal yang sudah dibuat sedemikian sehingga akan menjadi aneh ketika digunakan di tinta dan kertas non original. Mengenai apakah tinta yang digunakan lebih banyak, saya tidak tahu. Yang jelas gambar lebih bagus, dan waktu cetak super lama sekali.

Read more "Meningkatkan Kualitas Warna Printer Epson Stylus Photo R230..."

Jumat, 19 Maret 2010

Mengatasi Virus Macro

jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis
dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa
pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada
komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada
komputer bersistem operasi Mac.
Ada beberapa cara menangani virus makro. Berikut langkah – langkah yang dapat diterapkan baik untuk sistem operasi Ms. Windows maupun Macintosh. Apakah anda pernah menemui kejadian – kejadian berkut ketika sedang bekerja dengan komputer anda ? Jika ya, maka anda perlu waspada. Karena kejadian – kejadian ini adalah gejala – gejala yang umum terjadi bila sebuah komputer terinfeksi virus makro :
- Ketika anda akan menyimpan sebuah dokumen, maka Microsoft Word hanya menyimpannya sebagai Template
- Ketika anda membuka sebuah dokumen, akan muncul sebuah dialog box berisi nomor 1
- Dalam daftar makro anda, akan muncul nama makro baru. Jika komputer anda menampilkan makro dengan nama Macro AutoOpen dan FileSaveAs, itu artinya virus sudah masuk ke dalam komputer anda
- File Winword6. memuat : ww6=1
- Pada saat anda membuka sebuah dokumen Word atau template, akan muncul pesan yang tidak biasa dan tidak semestinya muncul
Jika anda menemui gejala – gejala tersebut, maka virus yang biasa menyerang dokumen Word ini sudah bercokol dalam komputer anda. Berikut cara – cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasinya.


Cara 1 : Upgrade Sistem Komputer anda menjadi Word 7.0a, Word 97 atau Word 98 Macintosh Edition
Bagi pengguna Windows, jika anda menggunakan Word versi 7.0 untuk Windows 95, cobalah untuk beralih pada Word versi 7.0a. Versi 7.0a akan mendeteksi dan memberikan peringatan, jika file anda ada yang terserang virus makro. Jika anda menggunakan Word dibawah versi Word 95 untuk Windows, maka anda sebaiknya meng-upgrade-nya menjadi Word 97.
Sedangkan bagi pengguna Macintosh yang menggunakan versi 6.0, 6.0.1 atau 6.0.1.a, upgrade-lah menjadi Microsoft Word 98 Macintosh Edition.
Untuk selalu mendapatkan berita terbaru mengenai update produk – produk Microsoft, anda dapat menghubungi Microsoft Sales Information Center terdekat atau mengunjungi web site Microsoft World Wide Offices di http://www.microsoft.com/world-wide/default.htm


Cara 2 : Pakailah Aplikasi “Macro Virus Protection Tool”
Jika anda menggunakan Word versi 6.x (untuk Windows atau Macintosh), pakailah Microsoft Application Note yang disebut Macro Virus Protection Tool. Pada Windows digunakan versi WD1215, dan untuk Macintosh adalah MW1222.
Aplikasi ini memuat sebuah tool yang disebut dengan Scanprot.dot. Tool ini akan mencegah dan memperingatkan jika anda membuka file yang sudah terkontaminasi virus makro. Tetapi yang perlu diingat, aplikasi ini tidak membersihkan makro dari sistem komputer anda.
Macro Virus Protection Tool secara otomatis akan menginstal sejumlah `makro baik` pada template normal (Normal.dot) anda. Makro tersebut adalah : AutoExit, FileOpen, InstVer, ShellOpen.


Cara 3 : Tekan Tombol SHIFT Jika anda Membuka Sebuah File
Jika komputer anda tidak menunjukkan gejala – gejala seperti disebutkan di atas, tetapi anda ingin mencegah serangan virus pada komputer anda, ada jurus sederhana yang bisa dilakukan. Tekanlah tombol Shift ketika anda membuka file yang dicurigai terinfeksi virus makro. Dengan menekan tombol Shift, anda akan mencegah aktifnya Auto Macro. Jika memang file tersebut terinfeksi oleh makro, maka makro pada file tersebut tidak akan di-load.
Cara 4 : Hapus Makro dan Lakukan Recovery Dokumen
Jika anda sudah menemui gejala – gejala di atas pada komputer anda, atau anda mencurigai bahwa komputer anda sudah terinfeksi, jangan panik ! Ikuti langkah – langkah berikut untuk menghapus makro jahat dan memulihkan dokumen anda. Namun perlu diingat, solusi ini hanya bersifat sementara. Karena setiap hari, ada virus makro baru yang diciptakan, sehingga bisa jadi, pada beberapa strain, langkah – langkah berikut ini tidak mempan.


1. Tutup Word dan rename file Normal.dot menjadi Normal.xxx (Windows) atau pindahkan Normal pada desktop (untuk Macintosh).
2. Buatlah back-up atau salinan dari file yang terinfeksi.
3. Buka Word.
4. Pada menu File klik Open.
5. Masuklah ke dalam folder yang mengandung file terinfeksi.
6. Klik atau pilih file yang terinfeksi.
7. Tekan dan tahan tombol Shift dan klik Open.
8. Teruskan untuk menekan tombol Shift sampai file yang terinfeksi dibuka pada Word.
Selanjutnya untuk menghilangkan makro yang jahat, lakukan langkah – langkah berikut :


1. Pada menu Tools, klik Macro.
2. Pada daftar makro, klik All Active Templates.
3. Pilih makro jahat tersebut dan klik Delete. Klik Yes.
4. Ulangi langkah ketiga sampai semua makro jahat dihapus.
5. Klik Close.
Untuk memulihkan teks dari dokumen yang terinfeksi :


1. Blok seluruh isi dokumen dengan menekan Ctrl dan A (Windows) atau Command dan A (Macintosh), atau dengan memilih Select All pada menu Edit.
2. Tanda paragraf terakhir tidak boleh disertakan. Untuk itu tekan tombol Shift dan Panah kiri.
3. Pada menu Edit, klik Copy.
4. Pada menu File, klik New. Pilihlah template yang ingin anda gunakan dan klik OK.
5. Pada menu Edit, klik Paste.
6. Ulangi lima langkah menghapus makro jahat untuk memastikan bahwa virus makro sudah tidak direplikasi lagi.
7. Save dokumen.
Sebagai alternatif jika cara keempat tidak mempan, maka anda dapat mencoba cara ke lima.


Cara 5 : Pergunakan Organizer Untuk Menghapus Sementara Virus Makro
Anda harus selalu waspada. Jika anda membuka file – file lain setelah anda membuka file yang terinfeksi, maka besar kemungkinannya bahwa file sehat anda akan terinfeksi juga.
Untuk menghilangkan virus dari template Normal, ikuti langkah – langkah berikut :


1. Tutup semua dokumen. Jika ada sebuah file aktif sakit yang terbuka, maka dengan mudah virus akan menginfeksi Normal.dot (Windows) atau Normal (Macintosh).
2. Pada menu File, klik Templates, dan klik tombol Organizer.
3. Pilihlah tab Macro. Rename atau hapus seluruh makro berikut : AutoClose, AutoExec, AutoOpen, FileExit, FileNew, FileOpen, FileSave, FileSaveAs, Macros, ToolsMacro.
4. Tutup Organizer.
5. Pada menu File, klik Save All untuk menyimpan semua template.
Sedangkan untuk menghilangkan virus dari dokumen, anda dapat mengikuti langkah – langkah di atas. Pada langkah ketiga, selain menghapus makro dari template Normal, hapus juga makro dari dokumen (template). Ketika anda sudah selesai, klik menu File dan klik Save All untuk beralih pada file berikutnya.


Cara 6 : Sisipkan File Ke Dalam Dokumen Baru
Jika menggunakan cara ini, maka anda perlu me-rename Normal.dot (Windows) atau memindahkan Normal ke desktop (Macintosh). Selanjutnya pada menu Insert, klik File untuk menghilangkan sementara virus makro. Cara ini biasanya paling efektif untuk virus makro jenis CAP yang menyerang dengan memindahkan makro sehat dan Customize dari menu Tools. Sedangkan untuk virus makro jenis NOTE, cara ini tidak sepenuhnya efektif. Karena pada Word 6.x dan 7.x perintah Templates biasanya tidak bekerja.
Untuk menyisipkan file ke dalam dokumen baru, ikuti langkah berikut :


1. Tutup Word dan rename file Normal.dot menjadi Name.dot (Windows) atau pindahkan Normal ke Desktop (Macintosh).
2. Buka Word dan cek apakah Macro dan Customize ada pada menu Tools.
3. Buka sebuah dokumen baru. Selanjutnya pada menu Insert, klik File.
4. Masuklah ke dalam folder yang berisi file yang terinfeksi.
5. Klik file yang terinfeksi.
6. Tekan dan tahan terus tombol Shift dan klik Open. Lakukan hingga file yang terinfeksi dibuka dalam Word.
7. Untuk melihat apakah masih ada makro jahat dalam dokumen yang baru, klik pilihan Macro pada menu Tools. Setelah itu, pada Macros Available In List, klik All Active Templates.
8. Hapus semua file yang terinfeksi.
Selesai Read more "Mengatasi Virus Macro..."

Kamis, 11 Maret 2010

Membuat Billing Warnet Dengan MS Excel

Ini merupakan cara membuat billing warnet yang ekonomis,, namun hal ini hanya berlaku secara manual saja. dan jika anda anda tertarik dengan cara yang sederhana ini,,, silahkan dicoba

Setiap warnet pasti membutuhkan sarana untuk mencatat transaksinya setiap hari yang tidak mungkin dilakukan secara manual. Saat ini banyak bermunculan software-software billing warnet yang dapat mencatat semua transaksi warnet mulai dari jasa penggunaan internet, scan, print, atau bahkan hingga minuman ringan yang mendukung usaha warnet. Di samping itu, software tersebut juga memberikan fitur-fitur beraneka ragam mulai dari yang berhubungan dengan sistem operasinya, hingga laporan keuangan warnet itu sendiri. Namun harga software billing warnet yang ditawarkan begitu beragam dan cukup mahal. Padahal dengan sedikit kemampuan Excel, Anda dapat membuat sendiri billing internet dengan mudah. Tips dan trik ini berusaha membahas dengan singkat dan jelas bagaimana membuat billing warnet dengan mudah dengan bantuan Microsoft Excel.


MEMBUAT KERANGKA

Menentukan Harga
Anda pasti telah menentukan berapa tarif yang dikenakan setiap jamnya. Tarif pengguna biasa mungkin berbeda dengan tarif pengguna Member atau Pelajar. Demikian juga mungkin harga per menit pertama berbeda dengan harga per menit selanjutnya. Dengan penentuan tarif seperti ini akan membuat Anda lebih mudah apabila ingin menaikkan tarif tersebut. Buatlah kolom Kode, Type, Menit Pertama, Harga, Menit Selanjutnya, dan Harga. Contohnya sbb:






Harga tersebut di atas adalah asumsi bila untuk pengguna Biasa adalah Rp. 4.500/jam dan untuk Member dan Student Rp. 4.000/jam. Anda dapat merubahnya sesuai dengan tarif yang Anda gunakan. Anda juga dapat merubah apabila Anda ingin mengenakan tarif yang berbeda untuk Menit Pertama dan Menit Selanjutnya.


Membuat Tabel
Dalam merancang sebuah billing warnet, tentu Anda akan menentukan kolom-kolom apa saja yang diperlukan dalam sebuah tabel perhitungannya. Buatlah kolom-kolom seperti Nomor Client, Kode, Type, Waktu Mulai, Waktu Selesai, Durasi/Status, Durasi Menit, Print, Scan, Jumlah, dan Keterangan. Contohnya sbb:


• Client: nomor client/workstation yang digunakan.
• Kode Client: kode tipe pengguna seperti B untuk biasa, M untuk member, atau S untuk Student.
• Type: penjelasan dari kolom Kode.
• Waktu Mulai: waktu mulai akses internet.
• Waktu Selelai: waktu selesai akses internet.
• Durasi: waktu yang digunakan untuk akses internet dalam format hh:mm. Apabila pengguna masih aktif (Waktu Selesai belum diinput), maka kolom ini akan berstatus “ACTIVE”
• Durasi Menit: penjabaran dari kolom Durasi yang diterjemahkan dalam satuan menit. Misalnya durasi 01:29 berarti 89 menit.
• Print: apabila ada tambahan untuk Print
• Scan: apabila ada tambahan untuk Scan
• Jumlah: jumlah yang harus dibayarkan oleh Pengguna.
• Keterangan: kolom keterangan bisa digunakan seperti pemakaian webcam, minuman ringan, atau keterangan lainnya.

Nama Warnet
Anda tentu bisa menampilkan nama warnet dan logo di atas kolom-kolom tersebut. Tambahkan juga seperti tanggal dan total pendapatan hari ini. Contohnya sbb:

















MEMBUAT RUMUS

Sebelum Anda membuat rumus pada kolom-kolom tersebut, sebaiknya Anda menentukan lebih dahulu nama tabel harga dengan cara memblok tabel harga dari kolom F6 hingga K8 kemudian pilih Insert > Name > Define. Tuliskan “tabel” pada kolom Names in workbook kemudian pilih Add. Dengan begitu tabel harga telah terdifinisikan dengan nama “tabel” untuk memudahkan penulisan rumus.

Kolom A: Client
Untuk memudahkan Anda, gunakan validasi data untuk kolom ini melalui menu Data > Validation. Pada dropdown menu Allow, pilih List, dan pada textbox Source, isilah sesuai dengan komputer client yang Anda miliki. Misalnya Anda memiliki 10 client, maka isilah 1;2;3;4;5;6;7;8;9;10 pada textbox tersebut. Perhatikan list separator yang Anda gunakan. Gantilah dengan karakter “,” (koma)
apabila Anda menggunakan English (United States) pada Regional and Language Options di Control Panel.

Kolom B: Kode
Sama seperti kolom A, gunakan validasi data dengan mengisi nilai B;M;S pada textbox Source.

Kolom C: Type
Gunakan rumus:
=IF(B11="b";"Biasa";IF(B11="m";"Member";IF(B11="s";"Student";"")))

Kolom D: Waktu Mulai
Rubah format sel dengan bentuk jam melalui Format > Cells kemudian pada tab Number pilih Time dengan Type 13:30. Isilah waktu mulai dengan format hh:mm.

Kolom E: Waktu Selesai
Lakukan hal yang sama dengan kolom D.

Kolom F: Durasi/Status
Gunakan rumus:
=IF(AND(B11="";E11="";A11="");"";IF(AND(B11<>"";E11="");"ACTIVE";E11-D11))
Rubah format kolom ini dengan format seperti kolom D&E.

Kolom G: Durasi Menit
Gunakan rumus:
=IF(OR(B11="";E11="");"";(HOUR(F11)*60)+MINUTE(F11))
Rubah format kolom ini dengan format Number.

Kolom H&I: Print & Scan
Rubah format kolom ini menjadi format Number dengan seperator koma.

Kolom J: Jumlah

Gunakan rumus:
=IF(OR(B11="";E11="");"";IF(G11(((P11+Q11)*VLOOKUP(B11;tabel;6))+VLOOKUP(B11;tabel;4)+H11+I11)))

Setelah semua kolom diberi rumus dan format dengan benar, berikan kira-kira 100 baris dengan asumsi kira-kira 100 orang per harinya yang menggunakan jasa internet. Kemudian tambahkan kolom Total Pendapatan Hari ini dibaris ke-101. Beri rumus SUM pada kolom Print, Scan, dan Jumlah. Pemberian warna selain warna putih dimaksudkan agar pada area tersebut tidak boleh dirubah atau dihapus. Kolom yang dapat diinput oleh operator warnet hanyalah kolom yang berwarna putih. Contohnya sbb:







Pada bagian bawah tabel tersebut, Anda dapat gunakan untuk statistik pemakaian pada hari tersebut.





















Isi dengan menggunakan rumus sbb:

Baris 154: Durasi Jam Terpakai
Gunakan rumus:
=SUM(F11:F150)

Baris 155: Durasi Menit Terpakai
Gunakan rumus:
=SUM(G11:G150)

Untuk baris 154 dan 155, rubahlah format cell menjadi format Time hh:mm

Baris 156: Pengguna Biasa
Gunakan rumus:
=COUNTIF(B11:B150;"b")


Baris 157: Pengguna Member
Gunakan rumus:
=COUNTIF(B11:B150;"m")

Baris 158: Pengguna Student
Gunakan rumus:
=COUNTIF(B11:B150;"s")

[b][u]Baris 159: Total Pengguna
Gunakan rumus:
=SUM(D156:D158)

Untuk baris 156 sampai 159, rubahlah format cell menjadi format Number

Baris 160: Pendapatan Print
Gunakan rumus:
=H151

Baris 161: Pendapatan Scan
Gunakan rumus:
=I151

Baris 162: Pendapatan Internet
Gunakan rumus:
=D163-D160-D161

Baris 163: Jumlah Pendapatan
Gunakan rumus:
=J151

Untuk baris 160 sampai 162, rubahlah format cell menjadi format Number dengan separator koma.

Anda mungkin juga dapat memberi keterangan tertulis pada bagian paling bawah file ini
seperti:

Keterangan:
- Hanya kolom berwarna putih yang dapat diisi
- Isi kolom sesuai petunjuk
- Pengisian Tabel Harga membutuhkan password
- Penambahan baris atau perubahan format membutuhkan password
- Jangan lupa untuk selalu di-save setelah menginput data

Ganti nama sheet sesuai tanggal dan buat sebanyak 30 atau 31 sheet. Untuk rumus Total
Pendapatan Hari ini pada bagian atas, bisa mengacu pada jumlah di kolom J151 (rumus:
=$J$151).


Tips dan Trik Lainnya

Untuk memberikan petunjuk yang lebih jelas kepada operator warnet Anda, ada baiknya Anda membuat format validitas untuk mencegah terjadinya kesalahan input atau terhapusnya rumus-rumus yang Anda buat melalui menu Data > Validation. Tentukan nilai validasi yang Anda buat sesuai dengan kolom-kolom tersebut seperti contoh yang disinggung pada bagian Kolom A: Client. Pada tab Input Massage, masukan judul dan isi pesan sesuai kolom yang dimaksud. Pada tab Error Alert, masukan judul dan isi pesan apabila terjadi kesalahan input.
Tips dan Trik Lainnya
Untuk memberikan petunjuk yang lebih jelas kepada operator warnet Anda, ada baiknya Anda membuat format validitas untuk mencegah terjadinya kesalahan input atau terhapusnya rumus-rumus yang Anda buat melalui menu Data > Validation. Tentukan nilai validasi yang Anda buat sesuai dengan kolom-kolom tersebut seperti contoh yang disinggung pada bagian Kolom A: Client. Pada tab Input Massage, masukan judul dan isi pesan sesuai kolom yang dimaksud.
Pada tab Error Alert, masukan judul dan isi pesan apabila terjadi kesalahan input.
Sebagai tambahan, Anda mungkin ingin benar-benar memproteksi kolom-kolom rumus yang Anda buat. Caranya blok pada kolom yang berwarna putih kemudian non-aktifkan kotak cek pada menu Format > Cell > tab Protection > Locked. Setelah dilakukan pada semua kolom yang berwarna putih, buatlah password pada menu Tools > Protection > Protect Sheet. Masukkan sebanyak 2 kali.
Read more "Membuat Billing Warnet Dengan MS Excel..."

Rabu, 16 Desember 2009

Share Connection antar Laptop dengan WIFI

ini adalah merupakan sedikit contoh untuk sharing koneksi internet dengan menggunakan WIFI agar pembaca dapat mengetahui dan menerapkan bagaimana cara koneksi antar dua laptop. anggap saja laptop Byon mengambil koneksi internet Axio atau apasaja.



Jadi, langkah – langkah yang harus anda lakukan adalah :
1. Membuat Ad Hoc Access point untuk dua komputer yang ingin anda sharingkan.
2. Setting komputer yang mempunyai koneksi internet (Server)
3. Setting komputer lainnya yang menumpang koneksi internet tersebut (Client).

MEMBUAT AD HOC ACCESS POINT
Buka Network Connection sampai keluar Wireless Network Connection. Lalu klik kanan. Anda akan menemukan gambar di bawah ini (yang sebelah kiri dulu keluarnya, setelah anda klik Add, maka baru muncul gambar sebelah kanannya).



Sharing Internet dengan wifi
Cara membuat Ad Hoc Access Point

Network name (SSID) itu nama networknya, anda bisa isi sembarang. Boleh network, boleh wifi, dan sangat dianjurkan menggunakan nama wapan. Ha...ha....ha.... Huruf kecil maupun huruf besar tidak jadi masalah.

Isi Network Autentication dengan Open, dan Data Encryption dengan Disabled. Mengapa ? Karena cara ini yang termudah. Lagian saya bukan ahli komputer yang ngerti segala sesuatunya. Saya mah coba-coba dan ngawur dikit. Yang penting kan berhasil sharing...tul gaaak ??? ^-^'

Jangan lupa mencentang yang ada tulisannya ad hoc. Kalo kelupaan, gak bakalan bisa sharing internet. terus yang The Key is provided for me automatically itu gak isa dirubah karena kan Data encryptionnya Disabled, kalo lupa nyentang juga gak masalah kok.

Nah, sekarang anda telah berhasil membuat Ad Hoc Access point untuk satu notebook anda. Hore...selamat...selamat !! Anda hebat !! Sukses yaa ! Udah yah...saya ngantuk...besok dilanjutkan lagi ! Daaah. Oh iya, sebagai tanda setting wifi anda berhasil maka, di bagian Wireless Network Connection akan muncul sebuah access point buatan anda !



Lakukan langkah - langkah ini untuk notebook satunya lagi.

SETTING KOMPUTER YANG MEMPUNYAI KONEKSI INTERNET
Buka Network Connection lalu klik kanan di koneksi internet anda yang akan di share.



Centang di Allow other network..... (kepanjangan, malas nulisnya), lalu pilih Wireless Network Connection di Home networking connection.
Jika berhasil, maka pada icon dial up anda akan muncul gambar tangan. Artinya, koneksi internet anda berhasil di sharing.



SETTING KOMPUTER LAINNYA YANG GAK MAU BONDO INTERNET

Langkah terakhir ini agak ruwet, semoga anda mengerti ! Step by step untuk sharing internet :
1. Mengisi IP address (alamat komputer)
2. Mengisi Gateway (apa itu ? pokok'e gateway)
3. Mengisi DNS dan WINS (pokok'e bisa sharing internet!)

MENGISI IP ADDRESS DAN GATEWAY
Kembali ke atas sebentar. Ketika anda berhasil men-share koneksi internet anda dan muncul icon tangan, maka IP ADDRESS wifi anda telah berubah menjadi 192.168.0.1. Coba anda buka Network Connection lalu klik kanan di Wireless Network Connection. Pilih Properties.



Cara Sharing Internet dengan wifi
Ini adalah tampilan Wireless Network Connection anda setelah di share

Seperti biasa, gambar kanan akan muncul bila anda : Memilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik Properties. Benar kan kata saya kalo IP address wifi anda 192.168.0.1 dengan Subnet mask 255.255.255.0. Awas, jangan salah pilih modem anda. Dalam kasus saya, modem wifi yang saya gunakan adalah Realtek RTL8187 Wireless 802.11 g.

Tulisan saya di atas itu cuman sebagai informasi saja, jangan terlalu dipikirin, maksud saya supaya anda bisa tahu asal mula angka 192.168.0.1 tadi. Kita lanjutkan lagi cara setting internet untuk komputer kedua anda.

Buka Network Connection lalu pilih Wireless Network Connection. Klik kanan dan pilih Properties.




Untuk IP address komputer kedua anda isi dengan 192.168.0.XXX. Di mana XXX antara 2 - 255. Misalnya saja : 192.168.0.3 seperti netbook saya. Untuk Default Gateway anda harus isi 192.168.0.1

Nah, langkah pertama dan kedua telah anda lewati. Sekarang tinggal langkah ketiga ALIAS langkah terakhir.

MENGISI DNS DAN WINS
Dari mana asalnya DNS dan WINS ?? Apakah pak Wapan ini ngawur ?? Ha ... ha...ha...

Klik START - RUN - ketikkan command. Dan anda akan kembali ke jaman dahulu kala, di DOS. Setelah keluar prompt anda ketikkan ipconfig /all
Maka akan muncul DNS dan WINS komputer anda (komputer pertama yaa, yang ada sambungan internetnya)


Internet Connection Sharing
Awas jangan salah komputer ! Ambil di komputer 1 dan isi di komputer 2

Kemudian, bagaimana cara mengisi DNS dan WINS ini di komputer ke dua ?
Buka Network Connection lalu pilih Wireless Network Connection. Klik kanan dan pilih Properties. Lalu klik di Advance. Maka akan muncul gambar di bawah ini.

Sharing Internet Windows
Isi di komputer ke dua yaa !

Akhirnya.... masa nulis cara setting internet untuk sharing dengan wifi ini tiga jam lebih. Mulai jam satu siang sampe jam lima sore. Weleh..weleh..... Tapi gak apa - apa, yang penting anda berhasil konek ke internet.
ku rasa cukup,,,,,,
kalau mau tips / trik yang lain ato berbagai info bermanfaat, lihat saja di menu sidebar sebelah kanan.
Trima kasih...!!!! Read more "Share Connection antar Laptop dengan WIFI..."

Share Connection Antar PC dengan Telkomsel Flash

Berbagi Koneksi Internet dalam Jaringan Lokal

Kali ini saya akan sedikit memberikan informasi tentang sharing internet untuk jaringan lokal (Local Network, LAN). Bagi Anda yang telah berlangganan internet dari Telkomsel, yaitu paket internet Telkomsel Flash, dapat berbagi koneksi internet dengan komputer lain dalam jaringan lokal Anda. Sharing ini dapat diterapkan dirumah, dikantor, atau bahkan dengan tetangga rumah ditempat tinggal Anda.

Sharing koneksi internet ini tentunya akan mempengaruhi kecepatan koneksi tiap-tiap komputer. Karena besar kecepatan paketnya akan dibagi untuk tiap komputer yang terhubung dalam jaringan Anda.

Berikut adalah spesifikasi teknis yang saya gunakan :

* Paket Telkomsel Flash Basic Unlimited (informasi lebih lanjut tentang paket tersebut dapat Anda baca di blog ini).

* Komputer PC sebagai HOST dengan sistem operasi Windows Vista.

* Laptop sebagai Client dengan sistem operasi Windows Vista.

* Koneksi Modem dengan Handphone Sony Ericsson.

Langkah-langkah yang akan saya jelaskan berlaku juga bagi Anda pengguna Windows XP. Entah itu host dan client menggunakan XP semua atau Vista dan XP. Pada dasarnya sama saja!!!

Berikut adalah langkah-langkahnya:

KOMPUTER HOST

Langkah pertama akan dilakukan pengaturan pada komputer host yang akan berfungsi sebagai Gateway, Gateway merupakan gerbang penghubung antara dunia internet dengan komputer-komputer yang ada dijaringan lokal Anda.

1. Pastikan koneksi Telkomsel Flash Anda sudah dapat digunakan dikomputer Anda. (saya anggap langkah ini sudah tidak ada masalah)

2. Buka Network Sharing Center dengan mengeklik icon tray dipojok kanan bawah!

3. Kemudian Buka Network Connection. Pada halaman network connection yang akan diatur hanya koneksi untuk LAN Card dan Modem Anda.

4. Klik kanan dan pilih Properties pada Local Area Connection untuk melakukan pengaturan IP Address pada LAN Card (Ethernet Card). Isikan IPv4 Anda secara manual dengan mengisi IP address “192.168.0.1” dan Subnet Mask “255.255.255.0“. Jika sebelumnya Anda telah melakukan pengaturan IP address, sebaiknya Anda rubah menjadi nomor IP default dari ICS Windows (192.168.0.1). Isikan DNS server dengan nomor IP 202.3.208.11 dan 202.3.210.11, lihat gambar. Simpan semua perubahan.!

5. Klik kanan dan pilih properties pada koneksi broadband Anda, dan masuk pada menu (TAB) sharing. Beri centang pada pilihan “Allow other networ to…….. … ..“, dan pilih koneksi yang menjadi media sharing antar komputer, pilih Local Area Network. Jangan lupa untuk masuk menu setting ICSnya, beri centang pada jenis sharing yang akan digunakan (centang saja semua). Simpan Perubahan.!

Sampai disini setting untuk komputer host sudah selesai. Kemudian dilanjutkan untuk setting komputer lainnya yang berfungsi sebagai Client (yang memperoleh sharingan internet). Pengaturan untuk komputer client hampir sama dengan komputer host, ikuti langkah 1 sampai 4 pada penjelasan diatas.

* Pada pengisian nomor IP, masukkan nomor IP selain 192.168.0.1, format penulisan harus 192.168.0.xxx (dimana xxx adalah angka dari 2 sampai 254), contoh : 192.168.0.102 atau 192.168.0.88, dst.

* Jangan lupa untuk mengisi kolom Default Gateway dengan IP address komputer host (192.168.0.1) dan DNS server seperti komputer host. Simpan Perubahan!!!

Sebagai catatan, Sharing Koneksi ini dapat juga dipraktekkan untuk paket internet selain Telkomsel Flash, seperti Indosat 3G, IM2 Broom atau paket lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah Nomor IP DNS server yang digunakan untuk tiap paket internet berbeda. IP DNS server yang saya tuliskan diatas merupakan nomor IP untuk provider Telkomsel Flash. Untuk IP DNS server paket internet selain Telkomsel Flash dapat Anda tanyakan pada provider yang bersangkutan, atau dapat Anda buka command prompt dan ketikkan perintah “ipconfig /all“, dan Anda akan menemukan informasi DNS server provider Anda.

SELESAI…!!!

Internet Connection Anda sudah dapat digunakan bersama-sama pada jaringan lokal Anda. Jika ada penjelasan yang kurang jelas, silahkan ditanyakan! Read more "Share Connection Antar PC dengan Telkomsel Flash..."
 

Translate

Web Counter
HTML Counter Powered by  MyPagerank.Net Website counter
Powered By Blogger

Download File

Get 4Shared Premium!
Powered By Blogger

About Me

Foto saya
bagi anda yang ingin kenal, so, add sja akun fb ini...!! intje_kamil

Easy Blog Tricks

Powered By Blogger

Grey Floral ©  Copyright by Warung Informasi & Teknologi | Template by inceYEs-INFO | Blog Trick at Blog-HowToTricks